viewers

Minggu, 08 Februari 2015

langkah-langkah pembuatan telur asin

langkah 1. menyiapkan bahan dan alat

langkah 2 masukkan abu gosok 

langkah 3 masukk setengah bunngkus garam bila membuat 8 butir telur asin

langkah 4 bungku telur asin dengan adonan yang telah diberikan air secukupnya
langkah 4 letakkan kembali telur asin kedalam ember dan tunggu sekitar 5 sampai 7 hari untuk hasil yang maksimal






contoh Teks Negosiasi ( Hadiah Liburan )

Pada suatu hari diwaktu malam, saat aku memberitahukan harapanku untuk memiliki notebook dan hardisk  yang baru , kepada ayahku. Ayahku tidak saja serta merta  menerima permintaanku itu. Cukup negosiasi yang cukup panjang hingga ayahku menerima permintaanku.
  Akupun berpikir, bagaimana caraku untuk dapat meluluhkan hati ayahku ?. Aku menuju ke ruang keluarga menghampiri ayahku yang sedang duduk manis sambil menonton berita di tv. Aku menyapa ayahku sambil berbicara seadanya sebelum masuk ke pembicaraan utamaku.
          Tiba-tiba ayahku membahas mengenai tombol laptopku yang sudah rusak. Akupun menjawab dengan sangat antusias “ ya tombolnya sudah rusak padahal setelah liburan itu aku sangat mebutuhkannya untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah”. Ayahkupun bersedia menerima permintaan itu namun , ayah hanya akan membelikan yang merk Lenovo. Sejujurnya aku mengingkan notebook Samsung, namun ayahku menolaknya. Ayahku mengatakan “jika kubelikan notebook Lenovo akan kebelelikan bersama hardisk tapi jika kubelikan notebook Samsung jangan berharap untuk dibelikan hardisk.

          Selama beberapa detik aku terdiam, memikirkan tawaran ayahku. Aku berpikir keuntungan dan kerugiannya. Akhirnya akupun menerima tawaran awal ayahku untuk dibelikan notebook merk Lenovo beserta hardisk. Dan ayahku berjanji untuk membelikannya pada saat liburan akan berakhir. Tidak lupa ayahku berpesan agar barangnnya dijaga dan dirawat dengan baik.

contoh teks Anekdot ( ketika mulut berbicara )

    pada suatu ketika  di suatu sekolah, terdengar bunyi bel yang besar dari luar ruang guru, “tututututututututu”. Tanda bahwa waktunya istirahat. Para pelajar pun  terlihat berhamburan keluar kelas.
    Siswa-siwi dikelas IPS pun yang masih dalam kelas melanjutkan percakapan mereka yang terhenti sebelum pelajaran dimulai. Fadlan pun memulai pertanyaan “menurutmu sahabat yang kejam itu seperti  apa ?” . Ulmi  pun menjawab “Tom Riddle” . Emma pun melanjutkan percakapn Ulmi “Manusia dengan mulut yang  lebih tajam daripada pedang dan lebih buas daripada Ular”. Semua orang di kelas terbahak-bahak dengan rasa bingung .”Apa maksud kalian berdua? Ada-ada saja “kata mila.
   Fadlan pun juga ikut bertanya-tanya mengenai kata-kata emma. Yumi  kemudian menjelaskan, dia mengatakan hal itu karena menurut penglihatan,pendengaran,dan pemikirannya kepada banyak orang , mulut dari seorang manusia  paling berbahaya, satu kata saja dapat membawa malapetaka, yang dapat menjadi cambuk untuk diri kita sendiri, atau bisa menjadi pujian bagi kita. Semua pun memuji  penjelasan emma. Ulmi pun menambahakan dengan mengangkat jari telunjuknya  “untuk itu kita harus menginngat Silence is gold (diam itu adalah emas) . semua orang yang berada di kelaspun menggangukkan  kepala mereka, tanda mengerti.
    Tidak terasa bel masuk pun berbunyi , perbincangan mereka pun selesai. Dan terdengar suara teriakan para pelajar dari kelas lain ,yang memanggil teman-teman mereka untuk kembali masuk di kelas.


Sabtu, 07 Februari 2015

Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap kehidupan Bermasyarakat

Berbagai permasalahan dan problematika yang dihadapi Indonesia semakin hari bagaikan sebuah bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Salah satu permasalahan yang sampai saat ini seakan tak  berujung adalah pengaruh pertambahan jumlah  penduduk terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Indonesia terdiri atas kurang lebih 13.000 pulau yang membentang  dari Sabang sampai Merauke. Tersebarnya ribuan pulau dalam 34 provinsi  ini membuat keanekaragaman suku, ras, agama, dan kebudayaan tak terhindarkan. Dari data sensus penduduk  terakhir yang dilakukan BKKBN (Badan kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) , banyaknya laki-laki dan perempuan Indonesia  pada tahun 2010  berjumlah  237,641,326 orang  dengan kelompok umur  0 sampai 75 tahun ke atas. Dimana angka ini masih bisa bertambah , apalagi  tiap tahun jumlah kelahiran bayi di Indonesia mencapai sekitar 4,5 juta bayi.
Indonesia yang merupakan Negara ke-4 yang memiliki penduduk terbanyak di dunia , harus sigap dalam meningkatkan pertahanan negaranya baik dari ancaman internal maupun dari luar negeri demi kelangsungan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai satu tujuan .dimana salah satu yang terpenting adalah aspek kependudukan, Bila pertambahan penduduk tidak seimbang dengan tingkat pertumbuhan ekonomi dan tidak diikuti dengan usaha peningkatan kualitas penduduk sehingga akan menimbulkan permasalahan sosial dalam bermasyarakat, berbangsa , dan bernegara.
            Hal ini merupakan salah satu terjadinya ketidakseimbangan. dan  harus diketahui semakin banyak penduduk semankin banyak perbedaan yang  harus disatukan. Banyak ungkapan bahwa “perbedaanlah yang menyatukan kita” atau  “hidup akan terasa flat tanpa adanya perbedaan”. Jika ungkapan di  atas benar adanya, berikan komentar kamu tentang bangsa ini . Apakah  perbedaan membuat bangsa kita bersatu? Bukankah pada kenyataannya  kita bisa melihat bahwa perbedaanlah yang tengah mengadu domba  bangsa ini, bangsa yang dipaksa untuk menyatukan semua “perbedaan” dalam satu gugusan.
Pertambahan penduduk yang terus bertambah inilah yang menjadi celah masuknya serangan dari luar Indonesia . yang secara alamiah membentuk berbagai macam  komunitas atau organisasi yang sekarang banyak muncul di tengah masyarakat kita. Disinilah pengaruh luar masuk dengan mudahnya dan dapat membwa konflik ke kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Indonesia. contohnya saja gaya hidup remaja kita sekarang yang semakin mengagung-agungkan budaya barat yang mana dapat membuat kita menjadi masyarakat yang memiliki sikap individualistik yang tinggi. Dan inilah yang menjadi hambatan  kesatuan kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka Sangat penting diperhatikan bahwa kondisi objektif bangsa Indonesia adalah masyarakat yang berwawasan Pluralistik , yaitu hidup dan berkehidupan antar suku, agama, ras/etnis dan antar golongan ,Oleh karena itu perlunya menjaga/memelihara  kesatuan ini , terutama menyangkut Religious Literacy , sambil menjaga tentang moral, etika dan akhlak dalam hidup dan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Penduduk yang banyak juga, menyebabkan  Masyarakat Indonesia hidup dalam kemajemukan. Kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia ibarat pedang bermata dua. Di satu sisi berfungsi sebagai faktor pemersatu, di sisi lain dapat menjadi jurang pemisah yang tajam dan berimbas pada ancaman perpecahan bangsa. Kemajemukan ini berpotensi membantu Indonesia untuk menjadi negara yang lebih maju jika dikelola bersama. Sebaliknya konsepsi masyarakat majemuk menyiratkan bisa dominasi salah satu budaya dengan pandangannya yang cenderung stereotip etnik (pandangan umum suatu kelompok etnis terhadap kelompok etnis lain). Pada akhirnya konsepsi ini justru dapat mengancam solidaritas  sosial dan berujung pada disintegrasi bangsa. Oleh karena itu, denotasi majemuk yang melekat pada diri bangsa Indonesia harus dihilangkan.
Banyaknya  penduduk inipun memunculkan adanya kaum mayoritas dan minoritas. Hubungan antara kaum mayoritas dan minoritas sering menimbulkan konflik sosial yang ditandai oleh sikap subyektif berupa prasangka dan tingkah laku yang tidak bersahabat,  Kaum  minoritas seringkali dihadapkan dalam situasi yang mengharuskan mereka untuk beradaptasi di lingkungan kaum mayoritas. Hal yang dapat memicu rusaknya kehidupan bermasyarakat , berbangsa dan bernegara.

Dari semua pengaruh yang ditimbulkan oleh pertambahan penduduk di Indonesia ada solusi dan tindak lanjut yang bisa ditawarkan . seperti, kita ikut serta dalam sosialisasi  program generasi berencana (Genre) yang dilaksanakan oleh BKKBN , untuk mengajak remaja mulai merancang kehidupannya, dari merencanakan usia perkawinan, masa hamil, jarak kehamilan hingga jumlah anak , untuk menciptakan penduduk yang memiliki kualitas hidup yang baik di masa yang akan datang. Dan Mulai saat ini marilah belajar untuk saling menghargai perbedaan yang ada. Untuk saling mempedulikan satu sama lain sekalipun kita sangat jauh berbeda dan sangat banyak . Jangan biarkan ambisi kita untuk melihat adanya keselarasan dengan cara menggeserkan segala perbedaan yang ada dan menyatukannya demi membentuk kehidupan bermasyarakat , berbangsa , dan bernegara yang tentram.dan ingatlah perkataan  John F. Kennedy bahwa, “Jika kita tidak bisa  mengakhiri perbedaan-perbedaan kita, paling tidak kita dapat membuat  dunia untuk menjadi tempat yang aman bagi keanekaragaman.”