viewers

Minggu, 08 Februari 2015

contoh teks Anekdot ( ketika mulut berbicara )

    pada suatu ketika  di suatu sekolah, terdengar bunyi bel yang besar dari luar ruang guru, “tututututututututu”. Tanda bahwa waktunya istirahat. Para pelajar pun  terlihat berhamburan keluar kelas.
    Siswa-siwi dikelas IPS pun yang masih dalam kelas melanjutkan percakapan mereka yang terhenti sebelum pelajaran dimulai. Fadlan pun memulai pertanyaan “menurutmu sahabat yang kejam itu seperti  apa ?” . Ulmi  pun menjawab “Tom Riddle” . Emma pun melanjutkan percakapn Ulmi “Manusia dengan mulut yang  lebih tajam daripada pedang dan lebih buas daripada Ular”. Semua orang di kelas terbahak-bahak dengan rasa bingung .”Apa maksud kalian berdua? Ada-ada saja “kata mila.
   Fadlan pun juga ikut bertanya-tanya mengenai kata-kata emma. Yumi  kemudian menjelaskan, dia mengatakan hal itu karena menurut penglihatan,pendengaran,dan pemikirannya kepada banyak orang , mulut dari seorang manusia  paling berbahaya, satu kata saja dapat membawa malapetaka, yang dapat menjadi cambuk untuk diri kita sendiri, atau bisa menjadi pujian bagi kita. Semua pun memuji  penjelasan emma. Ulmi pun menambahakan dengan mengangkat jari telunjuknya  “untuk itu kita harus menginngat Silence is gold (diam itu adalah emas) . semua orang yang berada di kelaspun menggangukkan  kepala mereka, tanda mengerti.
    Tidak terasa bel masuk pun berbunyi , perbincangan mereka pun selesai. Dan terdengar suara teriakan para pelajar dari kelas lain ,yang memanggil teman-teman mereka untuk kembali masuk di kelas.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar